Categories
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • Azam Khan Soroti Ketimpangan Pendidikan, Hukum, dan Ekonomi dalam Diskusi Publik

    • Mar 26 2025 • 157 Dilihat

    Pemerintahan, Blits News – Ketimpangan sosial dan ekonomi di Indonesia kembali menjadi sorotan dalam diskusi bertajuk “Indonesia Gelap Tanpa Ijazah: Tanpa Kepastian Hukum & Ekonomi”. Acara yang berlangsung di Resto Ayam Brewok Sakera, Jalan Pahlawan No. 15, Karangduak, Sumenep, pada Rabu (26/3/2025) sore ini menghadirkan sejumlah jurnalis dari berbagai media, baik cetak, online, elektronik, maupun televisi. Narasumber utama dalam diskusi ini adalah Azam Khan, advokat kondang asal Sumenep yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONTRA’ SM (Komisi Perlindungan Hukum & Pembelaan Hak-Hak Rakyat) serta Sekjen TPUA (Tim Pembela Aktivis dan Ulama).

    Ijazah vs. Kompetensi: Masalah dalam Dunia Kerja

    Dalam pemaparannya, Azam Khan menyoroti ketimpangan dalam dunia pendidikan dan ketenagakerjaan di Indonesia. Ia mengkritik bagaimana ijazah masih menjadi syarat utama dalam mendapatkan pekerjaan, tanpa mempertimbangkan kompetensi dan pengalaman individu.

    “Seharusnya negara memberikan kesempatan bagi rakyatnya untuk berkembang berdasarkan kemampuan, bukan sekadar selembar kertas bernama ijazah. Nyatanya, banyak orang berbakat tersingkir hanya karena formalitas administratif,” tegasnya.

    Menurutnya, sistem pendidikan di Indonesia lebih berorientasi pada sertifikasi dibandingkan kualitas pembelajaran. Akibatnya, banyak individu yang memiliki keterampilan mumpuni tetapi kesulitan mendapatkan pekerjaan hanya karena tidak memiliki ijazah formal.

    Ketidakpastian Hukum dan Ekonomi Mencekik Rakyat

    Tak hanya soal pendidikan, Azam Khan juga menyoroti ketidakpastian hukum dan ekonomi yang semakin menekan masyarakat kecil. Ia menegaskan bahwa hukum di Indonesia kerap berpihak pada pemilik modal dan penguasa, sementara rakyat kecil sulit mendapatkan keadilan.

    “Hukum seharusnya menjadi alat perlindungan bagi rakyat, bukan alat bagi penguasa untuk mempertahankan kekuasaan. Namun, yang kita saksikan adalah hukum yang tajam ke bawah, tumpul ke atas,” kritiknya.

    Di sektor ekonomi, Azam menilai kebijakan pemerintah masih lebih menguntungkan korporasi besar dibandingkan usaha kecil. Hal ini menyebabkan kesenjangan sosial semakin melebar dan memperburuk kondisi kemiskinan di Indonesia.

    Menagih Janji Penguasa

    Diskusi ini memunculkan pertanyaan mendalam: benarkah rakyat adalah pemilik negeri ini, atau hanya menjadi pemikul janji-janji penguasa? Azam Khan menegaskan bahwa pemerintah harus segera mereformasi sistem pendidikan, memperbaiki kepastian hukum, dan menciptakan kebijakan ekonomi yang lebih berpihak kepada rakyat kecil.

    “Jika tidak, rakyat akan semakin sadar bahwa mereka bukan pemilik negeri ini, melainkan hanya korban janji-janji politik yang tak kunjung ditepati,” pungkasnya.

    Acara diskusi kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, menambah keakraban di antara para peserta yang hadir.

    Share to

    Related News

    Status Naik, Harapan Publik Ikut Meningk...

    by • Agu 02 2026

    SUMENEP – Proses mutasi dan penyesuaian jabatan di lingkungan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sum...

    Sampah Kota Tak Tertangani, LK2PD Desak ...

    by • Apr 07 2026

    Sumenep, 7 April 2026 — Persoalan sampah di wilayah perkotaan kembali menuai sorotan. Ketua Lembag...

    Hearing Panas di DPRD, Ulama Sumenep Min...

    by • Feb 27 2026

    SUMENEP — Sejumlah ulama, habaib, dan kiai yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Sumenep (GUISS)...

    Coretax Dikeluhkan Warga Sumenep, Antrea...

    by • Feb 18 2026

    Sumenep, 18 Februari 2026 — Penerapan sistem Coretax sebagai platform pelaporan pajak tahunan menu...

    Zamrud Khan Menilai KUHP Nasional sebaga...

    by • Jan 11 2026

    Indonesia akhirnya memasuki babak baru dalam sejarah hukum pidana nasional setelah lebih dari satu a...

    PMII Jatim Dukung Pemutihan Denda Pajak ...

    by • Mar 27 2025

    Pemerintahan, Blits News – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Ja...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
    Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
    Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
    Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
    Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
    Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
    Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
    Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
    Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
    Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
    Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
    Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
    Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
    Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
    Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
    Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
    Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
    Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
    Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
    Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
    Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
    Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
    Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
    Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
    Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
    Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
    Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
    Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
    Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
    Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam