Advertorial, Blits News_Pada Selasa (23/07) sore, Nusantara Gilang Gemilang (NGG) menggelar acara bertajuk “Menjaga Harmoni Kehidupan Menuju Kegemilangan Bangsa” di Camp King Sulaiman, Karangbesuki, Sukun, Kota Malang, Jawa Timur.
Acara ini menghadirkan berbagai tokoh inspiratif sebagai pembicara, termasuk Coach Fahmi, pendiri padepokan King Sulaiman yang dikenal sebagai The First Indonesian Internasional Total Leader Coach Certified dari LMI-J, Meyer, Texas-USA, dan Certified Trainer Professional Coach (CTPC) dari NFNLP, Lead by Dr. Horton, Florida, USA. Coach Fahmi, yang memiliki nama lengkap Imam Muhajirin Elfahmi, baru-baru ini menerima penghargaan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) bersama dengan budayawan dan sastrawan D. Zawawi Imron.
Selain Coach Fahmi, acara tersebut juga dihadiri oleh Abd. Aziz, advokat dan CEO Firma Hukum PROGRESIF LAW, Aries Musnandar, Kepala Kantor Urusan Internasional dan Dosen Pascasarjana UNIRA Malang, Kurniawan Muhammad, Direktur Jawa Pos Radar Kediri, Indra Permana, Founder Bakso SS. dan Vice President NGG, Muhammad Suci Mardiko, Sekjen Asosiasi G-Coach Indonesia, dan Abu Sana Wijanarko, Strategic and Development Zamzami Internasional. Mereka membahas berbagai aspek terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
Dalam kesempatan tersebut, Abd. Aziz membahas tentang seni menggerakkan orang dalam perusahaan. Ia menguraikan empat langkah utama untuk mengelola SDM yang unggul: memahami seni memimpin (leadership) dengan membangun visi jangka panjang dan mewujudkannya melalui manajemen yang terencana, terukur, dan terprediksi; menempatkan orang sesuai keahlian masing-masing dan memperlakukan mereka sesuai dengan kecenderungannya; memberikan motivasi berkelanjutan melalui konsep penghargaan dan hukuman (reward and punishment) untuk mendorong kinerja optimal tanpa melukai perasaan; serta memberikan teladan yang baik melalui sikap dan perbuatan, dengan konsistensi antara perkataan dan tindakan.
Acara ini dihadiri oleh seratus enam puluh peserta, termasuk HRD dari berbagai perusahaan di Jawa Timur, serta undangan dari berbagai organisasi sosial. Abd. Aziz juga meminta doa dan restu dari peserta dalam menghadapi pemilihan Wali Kota Malang dari PDI Perjuangan yang akan dihelat pada tanggal 27 November 2024, dengan visi besar “Malang Tanpa Korupsi, Malang Maju!” Dalam penutupnya, Abd. Aziz menekankan pentingnya hubungan kemitraan antara eksekutif dan legislatif yang berbasis pada hukum dan peraturan perundang-undangan. “Tidak boleh ada ruang inisiasi niat jahat yang berujung pada praktik korupsi,” ungkapnya, disambut dengan tepuk tangan meriah dari audiens.
No comments yet.