Categories
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • Zamrud Khan Soroti Pentingnya Mengembalikan Peran Pers sebagai Pilar Demokrasi

    Feb 09 2026130 Dilihat

    Zamrud Khan menegaskan pentingnya mengembalikan peran pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi dalam sebuah seminar bertajuk “Mengembalikan Peran Pers sebagai Pilar Demokrasi”.

    Dalam pemaparannya, Zamrud menyampaikan bahwa pemilihan umum (pemilu) merupakan mekanisme paling aman dan beradab dalam proses pergantian kekuasaan di negara yang menganut sistem demokrasi. Menurutnya, pemilu menjadi sarana utama penyaluran kehendak rakyat dalam menentukan arah pemerintahan.

    “Demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat,” ujar Zamrud mengutip definisi demokrasi yang dikemukakan Abraham Lincoln.

    Ia menjelaskan, pers memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan demokrasi bersama tiga pilar lainnya, yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Pers, kata dia, berfungsi sebagai alat kontrol sosial yang mengawasi jalannya kekuasaan agar tetap berpihak pada kepentingan publik.

    Zamrud juga mengutip pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD yang menyebutkan bahwa dari empat pilar demokrasi, pers dinilai sebagai pilar yang masih relatif sehat. Sementara tiga pilar lainnya dianggap telah mengalami berbagai persoalan dalam praktik penyelenggaraan negara.

    Menurut Zamrud, agar dapat menjalankan fungsi kontrol tersebut, pers harus didukung oleh idealisme dan integritas wartawan. Ia menekankan bahwa peran pers tidak hanya menjaga demokrasi secara prosedural, tetapi juga demokrasi yang bersifat substansial.

    Dalam kesempatan tersebut, Zamrud turut menyinggung pentingnya kebebasan pers yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Ia menyatakan bahwa undang-undang tersebut menjadi tonggak kebebasan pers di Indonesia karena menghapus praktik pembredelan media yang pernah terjadi pada masa lalu.

    “Kebebasan pers harus dijalankan dengan tetap mematuhi Undang-Undang Pers,” katanya.

    Sebagai penutup, Zamrud menyampaikan pandangannya mengenai sejarah jurnalistik. Ia menilai bahwa cikal bakal jurnalistik telah ada sejak awal sejarah Islam, bahkan praktik jurnalistik pertama dapat ditelusuri pada masa Nabi Nuh. Saat itu, banjir besar melanda kaum Nabi Nuh, sementara beliau berada di dalam bahtera bersama keluarga, para pengikut yang saleh, serta berbagai jenis hewan. Untuk mengetahui apakah air bah telah surut, Nabi Nuh mengutus seekor burung dara keluar dari kapal guna memantau kondisi sekitar dan mencari tanda-tanda kehidupan. Burung tersebut kembali membawa daun dan ranting pohon zaitun yang tampak muncul di permukaan air. Berdasarkan fakta tersebut, Nabi Nuh menyimpulkan bahwa air bah telah mulai surut dan kemudian menyampaikan kabar itu kepada seluruh penumpang bahtera. Atas dasar peristiwa inilah Nabi Nuh kerap dianalogikan sebagai pencari dan penyampai “berita” pertama di dunia, sementara bahtera Nabi Nuh disebut sebagai kantor berita pertama dalam sejarah.

    Pemaparan tersebut disampaikan Zamrud dalam rangka menegaskan kembali peran pers sebagai penjaga demokrasi dan penyampai informasi berbasis fakta kepada masyarakat.

     

    Penulis: Kont. Sumenep

    Editor: A.M. Roz

    Share to

    Related News

    Menjelang Muktamar NU 2026, Kiai Afifudd...

    by Mar 27 2026

    Malang, 27 Maret 2026 — Menjelang perhelatan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang direncanakan...

    GMPK Kecam KPK, Pengalihan Tahanan Gus Y...

    by Mar 23 2026

    Jakarta, 23 Maret 2026 — Dewan Pengurus Pusat Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (DPP GMPK) mengec...

    Ramadhan 1447 H, Azam Khan Ajak Advokat ...

    by Mar 01 2026

    Jakarta, 1 Maret 2026 – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, advokat Azam Khan menyampaikan ...

    Muktamar NU ke-35 Menguat, Prof. Nasarud...

    by Jan 06 2026

    Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang direncanakan berlangsung pada 2026, w...

    Kepemimpinan PBNU Disorot, Muktamar Meng...

    by Des 23 2025

    Advertorial-blitsnews.id_Wacana pelaksanaan Muktamar sebagai jalan keluar atas dinamika kepemimpinan...

    Sowan ke Rais Am PBNU, Ketua Umum GMPK P...

    by Des 02 2025

    Silaturrahmi tidak pernah hadir tanpa makna. Setiap perjumpaan diyakini sebagai bagian dari ketetapa...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top