Categories
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • GMPK Kecam KPK, Pengalihan Tahanan Gus Yaqut Dinilai Cederai Rasa Keadilan

    Mar 23 2026207 Dilihat

    Jakarta, 23 Maret 2026 — Dewan Pengurus Pusat Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (DPP GMPK) mengecam keras langkah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengalihkan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dari rumah tahanan (rutan) menjadi tahanan rumah secara diam-diam.

    Ketua Umum GMPK, Abd. Aziz, menilai keputusan tersebut mencederai rasa keadilan publik, terutama karena dilakukan hanya beberapa hari setelah penahanan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

    “Pengalihan penahanan ini dilakukan secara tertutup sejak Kamis malam, 19 Maret 2026, atau dua hari sebelum Lebaran. Ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat,” ujar Aziz dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/3).

    Menurut GMPK, keputusan tersebut semakin kontroversial karena Yaqut baru menjalani masa penahanan selama lima hari terkait kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023–2024, dengan potensi kerugian negara mencapai Rp622 miliar.

    Soroti Prinsip Kesetaraan di Hadapan Hukum

    GMPK menilai langkah KPK bertentangan dengan prinsip dasar hukum, yakni equality before the law atau kesetaraan di hadapan hukum. Aziz menegaskan, seluruh tahanan seharusnya mendapatkan perlakuan yang sama tanpa memandang jabatan maupun status sosial.

    “Jika alasan kemanusiaan menjadi dasar, maka semua tahanan juga memiliki hak yang sama, termasuk untuk merayakan Lebaran bersama keluarga. Jangan sampai ada kesan perlakuan istimewa,” tegasnya.

    Keputusan Dinilai Tidak Lazim

    Lebih lanjut, GMPK menyoroti bahwa sejak berdirinya KPK pada era Presiden Megawati Soekarnoputri, lembaga antirasuah tersebut hampir tidak pernah mengabulkan pengalihan penahanan dari rutan ke tahanan rumah, khususnya dalam perkara korupsi besar.

    Padahal, ketentuan mengenai penangguhan atau pengalihan penahanan memang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Namun, GMPK mempertanyakan kecepatan keputusan dalam kasus ini yang disebut hanya membutuhkan waktu 2×24 jam sejak pengajuan pada 17 Maret 2026.

    “Ini menjadi preseden pertama yang patut dipertanyakan. Terlebih dilakukan tanpa keterbukaan kepada publik,” ujar Aziz.

    Desak Transparansi KPK

    GMPK mendesak KPK untuk membuka secara transparan kepada publik terkait alasan pengalihan penahanan tersebut, termasuk besaran uang jaminan serta pihak yang memberikan jaminan.

    Menurut Aziz, transparansi penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap KPK yang selama ini dikenal menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas dan pengawasan publik.

    “KPK tidak boleh terjebak dalam praktik yang terkesan seperti ‘politik setengah kamar’. Semua keputusan harus terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

    Minta Pengawasan Internal KPK

    Selain itu, GMPK juga meminta Dewan Pengawas KPK untuk segera memeriksa pimpinan KPK serta para penyidik yang menangani perkara ini. Langkah tersebut dinilai penting guna memastikan tidak adanya pelanggaran prosedur maupun penyalahgunaan kewenangan.

    GMPK mengingatkan bahwa dalam Undang-Undang KUHAP terbaru, penyelenggara negara yang terlibat korupsi justru harus mendapatkan penanganan lebih tegas, termasuk dalam aspek penahanan.

    “Jangan sampai ada kesan bahwa pejabat negara mendapatkan perlakuan khusus. Ini bertentangan dengan semangat pemberantasan korupsi,” tegasnya.

    Dorong Respons Cepat KPK

    Di akhir pernyataannya, GMPK mendesak KPK untuk segera memberikan klarifikasi resmi guna menjawab kecurigaan publik yang berkembang.

    “Jika tidak dijelaskan secara terbuka, maka spekulasi dan prasangka buruk akan terus berkembang. Ini bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap KPK,” pungkas Aziz.

     

    Penulis: Kont. Jakarta

    Editor: A.M. Roz

     

    Share to

    Related News

    KALAM NU Dorong Prinsip “Satu Orang Sa...

    by Sep 14 2026

    Kaukus Intelektual Nahdlatul Ulama (KALAM NU) mendorong penataan ulang sistem rangkap jabatan dalam ...

    Perangi Narkoba dari Akar, Polresta Sume...

    by Sep 02 2026

    Pemberantasan peredaran narkoba di Kabupaten Sumenep membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyara...

    Menjelang Muktamar NU 2026, Kiai Afifudd...

    by Mar 27 2026

    Malang, 27 Maret 2026 — Menjelang perhelatan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang direncanakan...

    Ramadhan 1447 H, Azam Khan Ajak Advokat ...

    by Mar 01 2026

    Jakarta, 1 Maret 2026 – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, advokat Azam Khan menyampaikan ...

    Zamrud Khan Soroti Pentingnya Mengembali...

    by Feb 09 2026

    Zamrud Khan menegaskan pentingnya mengembalikan peran pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi ...

    Muktamar NU ke-35 Menguat, Prof. Nasarud...

    by Jan 06 2026

    Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang direncanakan berlangsung pada 2026, w...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
    Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
    Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
    Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
    Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
    Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
    Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
    Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
    Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
    Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
    Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
    Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
    Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
    Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
    Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
    Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
    Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
    Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
    Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
    Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
    Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
    Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
    Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
    Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
    Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
    Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
    Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
    Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
    Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
    Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam