Advertorial, Blits News – Pos TNI AL Panarukan, di bawah Pangkalan TNI AL Banyuwangi, mengeluarkan pengumuman penting terkait pelaksanaan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2024. Berdasarkan Surat Perintah dan Direktif Panglima TNI Nomor Sprin/526.a/VII/2024 tanggal 12 Juli 2024, Mabes TNI akan mengadakan latihan ini di beberapa perairan wilayah Situbondo.
Komandan Pos TNI AL Panarukan, Supriyadi, menyampaikan bahwa latihan gabungan antar negara sahabat ini akan berlangsung di Perairan Laut Arjasa, Jangkar, Banongan, Pondok Mimbo, dan sekitarnya. Latihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapan operasional dan kerja sama militer antar negara sahabat dalam menghadapi berbagai ancaman maritim. Latihan Super Garuda Shield 2024 ini akan melibatkan berbagai unsur kekuatan militer, termasuk kapal perang, pesawat, dan unit pasukan khusus dari berbagai negara. Latihan ini bertujuan untuk memperkuat hubungan bilateral serta meningkatkan kemampuan tempur dan koordinasi antar satuan. Kegiatan latihan ini direncanakan akan berlangsung selama tiga hari, dimulai pada Selasa, 3 September 2024, dan berakhir pada Kamis, 5 September 2024.
Sehubungan dengan pelaksanaan latihan tersebut, seluruh masyarakat, terutama para nelayan dan kapal niaga, diimbau dengan sangat untuk tidak melintas atau melakukan aktivitas di area yang menjadi lokasi latihan. Peringatan ini penting untuk diindahkan mengingat area latihan akan menjadi zona operasional militer dengan intensitas aktivitas yang tinggi. Manuver kapal perang dan penggunaan senjata selama latihan dapat menimbulkan risiko bagi keselamatan kapal-kapal sipil yang beroperasi di sekitar perairan tersebut. Oleh karena itu, demi menjaga keselamatan semua pihak, nelayan dan operator kapal niaga diharapkan mematuhi larangan ini hingga latihan selesai. Komandan Supriyadi menekankan pentingnya kerja sama dari seluruh masyarakat dalam mendukung kelancaran dan keselamatan selama latihan berlangsung. Langkah ini diambil bukan hanya untuk memastikan kelancaran latihan, tetapi juga untuk melindungi warga dari kemungkinan risiko yang tidak diinginkan.
Komandan Supriyadi menutup pengumumannya dengan ucapan terima kasih atas perhatian dan kerja sama seluruh pihak terkait, berharap bahwa latihan ini dapat berjalan lancar tanpa gangguan dan membawa manfaat bagi semua pihak yang terlibat, termasuk dalam hal peningkatan keamanan maritim di wilayah Indonesia. Keberhasilan latihan ini juga akan menjadi cerminan dari kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya peran serta dalam menjaga keamanan negara.
[Catatan: Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Pos TNI AL Panarukan].
No comments yet.