Categories
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • Muktamar NU ke-35 Menguat, Prof. Nasaruddin Umar Disebut Figur Pemersatu PBNU

    • Jan 06 2026 • 391 Dilihat

    Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang direncanakan berlangsung pada 2026, wacana konsolidasi dan persatuan di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menguat. Sejumlah kalangan Nahdliyin menilai NU membutuhkan sosok pemimpin yang berintegritas, moderat, dan mampu menjadi pemersatu di tengah dinamika internal organisasi.

    Isyarat pelaksanaan Muktamar NU ke-35 mengemuka setelah pertemuan jajaran elit PBNU di Pesantren Lirboyo, Kediri, yang diasuh Kiai Anwar Mansur, pada Kamis, 25 Desember 2025. Pertemuan tersebut disebut sebagai momentum islah antara unsur Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU. Dalam forum itu, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menyepakati pentingnya menggelar muktamar bersama sebagai jalan keluar dari perdebatan kepemimpinan yang berkembang belakangan ini.

    “Kesepakatan itu menjadi sinyal kuat bahwa PBNU ingin mengakhiri polemik dan kembali pada khittah persatuan,” ujar seorang aktivis NU di Jakarta, akhir Desember 2025.

    Seiring menguatnya agenda Muktamar NU ke-35, nama Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, mulai disebut-sebut sebagai salah satu figur yang dinilai layak menjadi tokoh pemersatu PBNU. Selain menjabat Menteri Agama dalam Kabinet Presiden Prabowo Subianto, Prof. Nasaruddin juga dikenal luas sebagai intelektual Muslim moderat dan Imam Besar Masjid Istiqlal sejak 2016.

    Di lingkungan NU, Prof. Nasaruddin Umar bukan sosok baru. Berdasarkan SK PBNU Nomor 01/A.II.04/01/2022, Guru Besar Tafsir Al-Qur’an UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini tercatat sebagai Rais Syuriyah PBNU. Sebelumnya, ia pernah menjabat Khatib Aam PBNU serta Rais Syuriyah PWNU Sulawesi Selatan.

    Rekam jejak akademik Prof. Nasaruddin juga terbilang kuat. Ia lahir di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada 23 Juni 1959. Pendidikan sarjananya ditempuh di IAIN Ujung Pandang, program magister di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, serta program doktoral di Universitas McGill, Kanada, dan Universitas Leiden, Belanda. Di tingkat nasional dan internasional, ia dikenal sebagai salah satu penggagas dan penguat konsep moderasi beragama yang menjadikan Indonesia rujukan dunia.

    Sebagai Menteri Agama non-partai politik, Prof. Nasaruddin Umar dipandang membawa harapan baru dalam upaya reformasi Kementerian Agama, yang sebelumnya kerap diterpa kasus korupsi. Di bawah kepemimpinannya, kepercayaan publik terhadap Kemenag dinilai mulai pulih. Pada 2025, ia juga meraih penghargaan Top Government Public Relations Award sebagai figur publik terbaik.

    Sejumlah kalangan NU menilai kombinasi integritas pribadi, pengalaman organisasi, kapasitas intelektual, serta kemampuan diplomasi lintas agama menjadikan Prof. Nasaruddin Umar figur yang relevan untuk menjawab tantangan kepemimpinan PBNU ke depan.

    “NU membutuhkan pemimpin yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga mampu merawat akhlak jam’iyah dan menjaga persatuan umat,” kata salah satu tokoh NU di Jakarta.

    Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Prof. Nasaruddin Umar terkait kesediaannya maju dalam kontestasi kepemimpinan PBNU pada Muktamar NU ke-35. Namun, menguatnya aspirasi dari berbagai kalangan menunjukkan harapan besar agar NU ke depan dipimpin oleh sosok yang moderat, berwibawa, dan berintegritas.

    Muktamar NU ke-35 diharapkan menjadi momentum penting bagi Nahdlatul Ulama untuk kembali memperkokoh persatuan, menjaga marwah organisasi, serta meneguhkan perannya sebagai penjaga Islam moderat dan kebangsaan di Indonesia.

    Penulis:
    ABD. AZIZ – Advokat, Legal Consultant, Mediator Non-Hakim, Columnist, dan CEO Firma Hukum PROGRESIF LAW. Kini, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (DPP GMPK)

    Editor:
    A.M. Roz

    Share to

    Related News

    Wakil Rais ‘Aam PBNU Kunjungi Prak...

    by • Nov 01 2026

    Wakil Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Afifuddin Muhajir, mengunjungi kedia...

    Meja Kopi Menteri Agama dan Pesan Pentin...

    by • Okt 30 2026

    Pentingnya dialog, etika kepemimpinan, dan peran agama dalam menjaga persatuan bangsa menjadi sorota...

    Abd. Aziz Desak KPK Tak Tebang Pilih dal...

    by • Okt 28 2026

    Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK), Abd. Aziz, mendesak peneg...

    Sumpah Pemuda Harus Jadi Momentum Perang...

    by • Okt 28 2026

    Ketua Umum DPP Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK), Abd. Aziz, mengajak seluruh elemen bangsa ...

    Gus Ipul dan Gus Lilur Berhadapan di Jal...

    by • Okt 18 2026

    Polemik antara Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawy (Gus ...

    Dari Kontroversi Ijazah ke Pemakzulan, A...

    by • Okt 13 2026

    Abd. Aziz menegaskan bahwa wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus didasarkan ...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
    Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
    Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
    Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
    Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
    Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
    Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
    Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
    Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
    Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
    Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
    Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
    Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
    Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
    Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
    Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
    Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
    Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
    Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
    Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
    Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
    Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
    Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
    Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
    Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
    Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
    Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
    Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
    Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
    Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam