Peristiwa, Blits News – Perairan Masalembu, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan temuan mengejutkan, yang diduga sabu-sabu seberat 35 kilogram. Temuan itu mengundang perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk Direktur Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (P2NOT), Zamrud Khan.
“Sore ini saya mendapatkan kabar yang cukup mengejutkan. Telah ditemukan sabu-sabu seberat kurang lebih 35 kg di wilayah laut Masalembu. Jika terbukti benar, ini bukan temuan kecil. Ini adalah alarm bagi kita semua, bukan hanya polisi dan BNN, tapi juga TNI dan masyarakat,” tegas Zamrud dalam pernyataannya, Jum’at (30/5/25).
Temuan itu, kata Zamrud, bermula dari informasi masyarakat yang disampaikan kepada Koramil setempat. Pihak Koramil bersama Polsek Masalembu segera turun tangan melakukan pengecekan di lokasi. Barang bukti kini tengah dalam proses pengamanan, dan akan dikirim ke Sumenep atau ke tingkat provinsi untuk pendalaman lebih lanjut.
Atas kerja cepat aparat, Zamrud menyampaikan apresiasi tinggi. “Saya ucapkan bravo kepada TNI, khususnya Kodim 0827 Sumenep dan seluruh jajarannya. Saya juga mengapresiasi peran kepolisian yang ikut membackup. Siapapun yang terlibat dalam temuan ini, baik yang menemukan atau mengamankan, layak mendapatkan apresiasi, bravo” ujarnya.
Zamrud juga mengajak masyarakat untuk tidak tinggal diam menghadapi ancaman narkotika yang mulai menyusup ke wilayah kepulauan seperti Masalembu. Ia menegaskan bahwa peran masyarakat adalah kunci dalam mencegah peredaran narkoba sejak dini.
“Masyarakat tidak perlu takut. Jika mengetahui adanya peredaran narkoba, segera laporkan. Jangan biarkan Sumenep menjadi sasaran peredaran narkotika,” tegasnya.
Temuan sabu dalam jumlah besar di kawasan kepulauan ini memperkuat dugaan bahwa jaringan narkoba tengah memanfaatkan jalur laut untuk menghindari pengawasan aparat di daratan. Penyelidikan lebih lanjut pun dipastikan akan terus bergulir untuk membongkar jaringan di balik peredaran tersebut.
No comments yet.