admin • Jun 21 2026 • 39 Dilihat

SUMENEP – Sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat sipil di Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan bertajuk “Mimbar Rakyat – Rakyat Sumenep Bersuara” sebagai wadah penyampaian aspirasi dan kritik terhadap berbagai persoalan kebangsaan yang dinilai semakin dirasakan masyarakat.
Kegiatan yang akan berlangsung pada Minggu, 21 Juni 2026, mulai pukul 15.00 WIB di Taman Bunga Sumenep tersebut diinisiasi oleh Aliansi BEM Sumenep bersama Koalisi Masyarakat Sipil Sumenep.
Penyelenggara menilai bahwa masyarakat tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah berbagai persoalan yang sedang dihadapi bangsa, mulai dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meningkatnya harga kebutuhan pokok, inflasi, hingga ketimpangan ekonomi yang dinilai semakin membebani kehidupan rakyat.
Selain isu ekonomi, forum tersebut juga akan membahas berbagai kebijakan pemerintah yang dianggap belum sepenuhnya berpihak kepada kepentingan masyarakat serta kondisi ruang sipil yang dinilai semakin menyempit.
Dalam seruan yang disampaikan panitia, demokrasi disebut membutuhkan partisipasi aktif warga negara, bukan sekadar kepatuhan terhadap kebijakan yang dibuat pemerintah. Kritik terhadap kebijakan publik juga dipandang sebagai bagian penting dalam menjaga arah pembangunan agar tetap berlandaskan prinsip keadilan sosial.
Sejumlah isu strategis yang akan menjadi fokus pembahasan dalam Mimbar Rakyat antara lain persoalan kenaikan BBM dan inflasi, tata kelola ekonomi nasional, evaluasi terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai populis, penguatan supremasi sipil dalam kehidupan bernegara, serta agenda reformasi hukum dan demokrasi.
“Mimbar Rakyat hadir sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan, keresahan, dan harapan terhadap kondisi bangsa saat ini,” demikian keterangan penyelenggara.
Panitia mengajak masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam forum tersebut. Menurut mereka, masa depan bangsa tidak boleh ditentukan tanpa melibatkan suara rakyat.
“Datang membawa keresahan, pulang membawa kesadaran. Karena masa depan negeri ini tidak boleh ditentukan tanpa suara rakyat. Sebab ketika rakyat diam, ketidakadilan menemukan ruangnya,” tulis penyelenggara dalam ajakan kepada masyarakat.
Forum Mimbar Rakyat diharapkan menjadi ruang dialog publik yang mendorong tumbuhnya kesadaran kritis warga serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya demokrasi dan kebijakan publik.
Penulis: Kont. Sumenep
Editor: A.M. Roz
JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat memberikan penghargaan kepada Ketua Umum Dewan Pengu...
SUMENEP – Aliansi BEM Sumenep bersama Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi Mimbar Rakyat di Tam...
Sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat berkumpul dalam suasana santai usai sidang pembuktian di Penga...
Malang, 2 Mei 2026 — Sejumlah advokat dan akademisi menyoroti kondisi penegakan hukum di Indonesia...
Jakarta, 24 April 2026 — Pemindahan terdakwa eks Ketua Umum Pemuda Tri Karya (PETIR), Jekson Sihom...
Malang, 23 April — Sebuah pertemuan tak terduga terjadi antara seorang praktisi hukum dengan Ketua...

No comments yet.