Categories
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • Integritas Jadi Sorotan: Aktivis Malang Dorong Gerakan Nyata Lawan Korupsi

    Mei 06 2026184 Dilihat

    Sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat berkumpul dalam suasana santai usai sidang pembuktian di Pengadilan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (4/5) sore. Pertemuan yang berlangsung di sebuah kafe dekat Kantor Bupati Malang itu berkembang menjadi diskusi hangat yang membahas isu pengabdian kepada orang tua hingga komitmen pemberantasan korupsi di Malang Raya.

    Ketua Umum DPP Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK), Abdul Aziz, yang hadir dalam pertemuan tersebut, awalnya menyoroti pentingnya peran anak dalam merawat orang tua, khususnya ibu. Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak memiliki makna apabila tidak diiringi dengan bakti kepada orang tua.

    “Setiap anak lahir dari rahim seorang ibu. Menjadi apa pun, wajib merawat orang tua, terlebih ibu yang telah berjuang dengan penuh pengorbanan,” ujarnya.

    Pernyataan tersebut diamini oleh Abdullah Sam, yang juga dikenal sebagai tokoh pesantren di Malang. Ia menilai keteladanan dalam merawat orang tua menjadi alasan tersendiri bagi dirinya untuk hadir dalam forum tersebut.

    “Harta dan jabatan tidak berarti jika seorang anak mengabaikan ibunya. Saya melihat langsung ketelatenan Gus Aziz merawat ibundanya selama bertahun-tahun,” tegasnya.

    Diskusi yang dihadiri berbagai elemen aktivis itu turut diikuti oleh sejumlah nama seperti Fuad Ali, Muhammad Hidir, Emma Luthia Ekakiantaty, Memet Yudi Hermanto, Ahmad Rifai, Nahri, serta Asep Suriamam.

    Menurut Fuad Ali, nilai keteladanan dalam pengabdian kepada orang tua menjadi faktor yang mendorong sejumlah aktivis bergabung dalam upaya pendirian GMPK di Kabupaten Malang.

    “Kami merasa tertampar. Di usia yang lebih muda, kami seharusnya bisa lebih maksimal dalam berbakti kepada orang tua,” ujarnya.

    Seiring berjalannya waktu, diskusi berkembang ke isu yang lebih luas, yakni pencegahan dan pemberantasan korupsi di wilayah Malang Raya. Para peserta menekankan pentingnya integritas pribadi dan kolektif dalam membangun gerakan sosial yang berkelanjutan.

    “Kita ingin berkontribusi sekecil apa pun untuk masyarakat. Ada yang setuju atau tidak, itu hal biasa. Yang penting nilai yang kita perjuangkan jelas,” kata Muhammad Hidir.

    Sementara itu, Memet Yudi Hermanto mengingatkan agar seluruh anggota menjaga nama baik organisasi. Ia menegaskan bahwa GMPK merupakan lembaga yang telah diakui secara nasional, sehingga setiap kader harus menjunjung tinggi integritas.

    “Walaupun tidak menjanjikan materi, tugas kita adalah menjaga marwah organisasi,” katanya.

    Dukungan juga datang dari kalangan keluarga aktivis. Emma Luthia Ekakiantaty menyatakan kesiapan mendukung langkah suaminya dalam bergabung dengan gerakan pemberantasan korupsi.

    “Ini bukan sekadar aktivitas, tapi bagian dari perjuangan moral yang bernilai jangka panjang,” ujarnya.

    Senada, Ahmad Rifai menilai bahwa gerakan kolektif memiliki potensi besar dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih. Ia optimistis, konsolidasi aktivis dapat memberikan dampak positif bagi Kabupaten Malang.

    “Jika dilakukan bersama, upaya ini bisa membawa perubahan nyata,” katanya.

    Pertemuan yang berlangsung hingga malam hari itu ditutup dengan suasana penuh keakraban. Para peserta sepakat untuk melanjutkan diskusi dan memperkuat kolaborasi di kesempatan berikutnya.

    “Kita lanjutkan di lain waktu. Salam untuk keluarga di rumah,” tutup Abdul Aziz sebelum meninggalkan lokasi.

     

    Penulis: Kont. Malang

    Editor: A.M. Roz

     

    Share to

    Related News

    MUI Beri Penghargaan kepada Ketua Umum G...

    by Jul 11 2026

    JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat memberikan penghargaan kepada Ketua Umum Dewan Pengu...

    Tujuh Tuntutan untuk Pemerintah Menggema...

    by Jun 21 2026

    SUMENEP – Aliansi BEM Sumenep bersama Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi Mimbar Rakyat di Tam...

    Mimbar Rakyat di Sumenep Angkat Isu BBM,...

    by Jun 21 2026

    SUMENEP – Sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat sipil di Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan b...

    Advokat dan Akademisi Bicara: Hukum Indo...

    by Mei 02 2026

    Malang, 2 Mei 2026 — Sejumlah advokat dan akademisi menyoroti kondisi penegakan hukum di Indonesia...

    GMPK Soroti Pemindahan Jekson Sihombing ...

    by Apr 24 2026

    Jakarta, 24 April 2026 — Pemindahan terdakwa eks Ketua Umum Pemuda Tri Karya (PETIR), Jekson Sihom...

    Ketua STIH Sunan Giri Malang Bahas Dunia...

    by Apr 23 2026

    Malang, 23 April — Sebuah pertemuan tak terduga terjadi antara seorang praktisi hukum dengan Ketua...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top