Categories
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • Advokat dan Akademisi Bicara: Hukum Indonesia Dinilai Kehilangan Arah Idealitas

    Mei 02 2026400 Dilihat

    Malang, 2 Mei 2026 — Sejumlah advokat dan akademisi menyoroti kondisi penegakan hukum di Indonesia yang dinilai semakin menjauh dari idealitas. Hal ini mengemuka dalam diskusi santai yang berlangsung di kawasan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (2/5/2026) malam.

    Advokat Azam Khan menyampaikan bahwa wajah hukum Indonesia saat ini belum mencerminkan harapan publik. Menurutnya, berbagai dinamika yang terjadi justru memperlihatkan adanya persoalan mendasar dalam praktik penegakan hukum.

    “Potret hukum di Indonesia dewasa ini jauh dari harapan,” ujarnya.

    Pandangan tersebut diperkuat oleh Muhamad Sinal, seorang ahli bahasa hukum yang kerap terlibat dalam berbagai proses peradilan. Ia menilai adanya ketidaksinkronan antara teori hukum yang diajarkan di perguruan tinggi dengan praktik di lapangan.

    “Teori yang kita pelajari tidak lagi paralel dengan realitas yang terjadi,” katanya.

    Diskusi yang berlangsung hangat itu juga menghadirkan refleksi kritis dari Abd. Aziz, CEO Firma Hukum Progresif Law, Jakarta. Ia menegaskan bahwa kondisi hukum saat ini memang tengah menghadapi tantangan serius, namun tidak boleh disikapi dengan pesimisme.

    “Memang, wajah hukum hari ini tak terlihat idealitasnya tapi kita tak boleh patah arang. Bagi yang ahli bicara, lantanglah bersuara,” tandasnya.

    Aziz menambahkan, kontribusi nyata dari para praktisi hukum sangat dibutuhkan untuk menjaga marwah hukum di Indonesia.

    “Sedangkan yang biasa menulis, hadirkan tulisan yang tajam, penuh kebaruan, dan bagi yang piawai keduanya, jangan absen dari dunia aktivisme,” tutup Aziz, yang juga Ketua Umum Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) di ujung diskusi.

    Perbincangan yang berlangsung dalam suasana santai tersebut berakhir sekitar pukul 18.30 WIB. Meski informal, diskusi ini mencerminkan kegelisahan yang lebih luas di kalangan praktisi hukum terkait arah penegakan hukum di Indonesia, sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga integritas dan idealisme profesi hukum di tengah tantangan yang kian kompleks.

     

    Penulis: Kont. Malang

    Editor: A.M. Roz

     

    Share to

    Related News

    MUI Beri Penghargaan kepada Ketua Umum G...

    by Jul 11 2026

    JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat memberikan penghargaan kepada Ketua Umum Dewan Pengu...

    Tujuh Tuntutan untuk Pemerintah Menggema...

    by Jun 21 2026

    SUMENEP – Aliansi BEM Sumenep bersama Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi Mimbar Rakyat di Tam...

    Mimbar Rakyat di Sumenep Angkat Isu BBM,...

    by Jun 21 2026

    SUMENEP – Sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat sipil di Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan b...

    Integritas Jadi Sorotan: Aktivis Malang ...

    by Mei 06 2026

    Sejumlah aktivis dan tokoh masyarakat berkumpul dalam suasana santai usai sidang pembuktian di Penga...

    GMPK Soroti Pemindahan Jekson Sihombing ...

    by Apr 24 2026

    Jakarta, 24 April 2026 — Pemindahan terdakwa eks Ketua Umum Pemuda Tri Karya (PETIR), Jekson Sihom...

    Ketua STIH Sunan Giri Malang Bahas Dunia...

    by Apr 23 2026

    Malang, 23 April — Sebuah pertemuan tak terduga terjadi antara seorang praktisi hukum dengan Ketua...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top