Categories
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • Pisau Hukum Tajam ke Bawah: Zamrud Khan Soroti Kejanggalan Korupsi Rp 23 Miliar di Bank Jatim Sumenep

    Okt 31 2025140 Dilihat

    Sumenep – Kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) di Bank Jatim Cabang Sumenep yang menyeret pengusaha swasta, Mohammad Fajar Satria, menuai sorotan tajam dari kalangan hukum.
    Direktur Komisi Perlindungan Hukum & Pembelaan Hak-Hak Rakyat (KONTRA’SM), Zamrud Khan, S.H., menilai penetapan tersangka dalam kasus ini berisiko hanya menyasar pihak bawah, tanpa menyentuh aktor utama di balik dugaan korupsi senilai lebih dari Rp 23 miliar tersebut.

    “Ciri khas korupsi itu tidak berdiri sendiri. Karena itu, penyidik harus berhati-hati dan menjunjung prinsip equality before the law, persamaan di hadapan hukum,” tegas Zamrud Khan, Jumat (31/10/2025).

    Menurut Zamrud, nilai kerugian negara yang mencapai puluhan miliar rupiah tersebut menimbulkan tanda tanya besar. Ia menduga kasus ini bukan peristiwa baru, melainkan praktik lama yang sengaja dibiarkan hingga mencuat kembali setelah terjadi pergantian pimpinan di Polres Sumenep.

    “Angka Rp 23 miliar itu fantastis. Saya menduga ini bukan hal yang baru, melainkan sudah lama terjadi dan baru diusut setelah ada rotasi pimpinan kepolisian,” ujarnya.

    Dugaan Kejahatan Perbankan

    Zamrud menilai perkara ini berpotensi dikategorikan sebagai tindak pidana perbankan atau tindak pidana di bidang perbankan, dua ranah hukum yang berbeda dan memerlukan ketelitian tinggi dalam proses penyidikan.

    Ia bahkan menyebut adanya indikasi praktik kejahatan perbankan seperti window dressing—yakni manipulasi laporan keuangan agar bank tampak sehat—serta skimming, yaitu pencurian data nasabah melalui mesin EDC.

    “Kejahatan seperti skimming bisa dipastikan melibatkan pihak internal bank yang memahami sistemnya. Karena itu, tidak adil jika semua beban kesalahan diarahkan hanya kepada pihak swasta,” tegasnya.

    Sentilan “Pisau Dapur Tajam ke Bawah”

    Lebih jauh, Zamrud mengkritik pola penegakan hukum yang kerap berhenti pada level karyawan bank. Ia menilai aparat penegak hukum cenderung enggan menyentuh pihak berpengaruh di tubuh Bank Jatim.

    “Ada pihak bank yang juga bertanggung jawab, tetapi yang diperiksa hanya karyawan bawah. Ini ibarat pisau dapur yang hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” sindirnya.

    Zamrud menegaskan, mustahil kejahatan dengan nilai sebesar itu dilakukan seorang diri oleh karyawan atau nasabah tanpa keterlibatan struktural dari pihak bank. Ia pun mengingatkan penyidik agar bersikap objektif agar kasus ini tidak berubah menjadi “ATM” bagi pihak-pihak tertentu.

    “Kita lihat saja, apakah kasus ini bisa segera sampai ke pengadilan atau justru berhenti di tengah jalan,” pungkasnya.

    Kronologi dan Respons Hukum

    Sebelumnya, Polres Sumenep telah menetapkan Mohammad Fajar Satria, pemilik UD Alief Jaya, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Bank Jatim Cabang Sumenep.
    Namun, pihak Fajar menilai langkah penyidik tersebut terlalu prematur dan berpotensi mengarah pada kriminalisasi.

    Kuasa hukum Fajar menyoroti kejanggalan penetapan tersangka, terutama karena salah satu karyawan Bank Jatim yang disebut sebagai mata rantai awal kasus, Maya Puspitasari, S.E., baru ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) pada Agustus 2025—lama setelah laporan polisi dibuat.

    Pihak tersangka juga menuding Bank Jatim melakukan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dengan cara memblokir rekening secara sepihak serta memunculkan saldo minus fiktif hingga Rp 18,8 miliar.
    Persoalan itu kini memperlebar pusaran dugaan korupsi yang disebut-sebut menjadi salah satu kasus keuangan terbesar dalam sejarah Bank Jatim di wilayah Madura.

    Share to

    Related News

    Lansia 66 Tahun Korban Kecelakaan Malah ...

    by Agu 18 2026

    Perkara yang dialami Dumaya, perempuan lansia berusia 66 tahun asal Dusun Juluk Barat, Desa Gapura, ...

    Muktamar NU di Ambang Pintu, Abd Aziz So...

    by Agu 15 2026

    JAKARTA — Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang akan berlangsung di Pesantren Bahrul Ulum, Jomb...

    Eksepsi dr Tifa Dikabulkan, Azam Khan So...

    by Agu 06 2026

    JAKARTA — Perkembangan penanganan perkara yang menjerat Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa kembali men...

    MUI Beri Penghargaan kepada Ketua Umum G...

    by Jul 11 2026

    JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat memberikan penghargaan kepada Ketua Umum Dewan Pengu...

    Tujuh Tuntutan untuk Pemerintah Menggema...

    by Jun 21 2026

    SUMENEP – Aliansi BEM Sumenep bersama Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi Mimbar Rakyat di Tam...

    Mimbar Rakyat di Sumenep Angkat Isu BBM,...

    by Jun 21 2026

    SUMENEP – Sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat sipil di Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan b...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
    Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
    Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
    Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
    Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
    Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
    Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
    Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
    Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
    Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
    Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
    Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
    Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
    Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
    Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
    Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
    Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
    Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
    Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
    Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
    Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
    Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
    Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
    Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
    Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
    Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
    Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
    Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
    Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
    Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam