Sumenep, Sabtu (11/4/2025) — Layanan internet milik penyedia ByteHome di wilayah Sumenep dilaporkan mengalami gangguan massal sejak dini hari hingga sore hari. Sejumlah pelanggan mengeluhkan koneksi yang tidak kunjung normal, bahkan hingga lebih dari 12 jam tanpa kejelasan waktu pemulihan.
Berdasarkan informasi resmi dari pihak ByteHome, gangguan tersebut berdampak pada pelanggan paket 30 Mbps, 15 Mbps, dan Essential. Penyebab utama disebut berasal dari gangguan pada server, dengan estimasi perbaikan yang masih dalam tahap pengecekan.
Namun, di lapangan, pelanggan justru mengaku tidak mendapatkan informasi yang memadai sejak awal gangguan terjadi. Salah satu pelanggan mengungkapkan kekecewaannya karena harus berulang kali menanyakan perkembangan perbaikan kepada pihak penyedia.
“Bagaimana ini, WiFi belum juga normal? Sering kali trouble, giliran bayar harus tepat waktu,” keluh pelanggan dalam percakapan dengan pihak layanan pelanggan ByteHome.
Menanggapi hal tersebut, pihak penyedia menjelaskan bahwa gangguan disebabkan oleh server utama di Jakarta yang mengalami down dan sedang dalam proses perbaikan oleh tim Network Operation Center (NOC). Meski demikian, penjelasan tersebut dinilai tidak cukup transparan oleh pelanggan.
“Iya itu persoalan internal Anda,” tegas pelanggan, menyoroti bahwa gangguan teknis seharusnya tidak berdampak pada kenyamanan konsumen tanpa adanya pemberitahuan sebelumnya.
Keluhan semakin memuncak ketika pelanggan mempertanyakan terkait kompensasi atas gangguan berkepanjangan tersebut. Sayangnya, pertanyaan itu tidak mendapatkan jawaban dari pihak penyedia.
Sejumlah pelanggan juga mengaku dirugikan secara finansial akibat gangguan ini. Mereka terpaksa membeli paket data seluler tambahan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi dan aktivitas daring keluarga.
“Secara prinsip kami sangat dirugikan. Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, dan kami harus keluar biaya tambahan untuk membeli data seluler,” ujar salah satu pelanggan yang mengaku memiliki hingga enam titik langganan ByteHome.
Gangguan ini diketahui mulai terjadi sejak sekitar pukul 05.00 WIB dan hingga pukul 17.00 WIB, layanan internet masih belum sepenuhnya pulih. Kondisi tersebut memicu kritik terhadap kualitas layanan dan komunikasi dari pihak penyedia, terutama terkait ketidakseimbangan antara kewajiban pembayaran pelanggan dan tanggung jawab layanan dari perusahaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari ByteHome terkait kepastian waktu normalisasi jaringan maupun kebijakan kompensasi bagi pelanggan terdampak.
Penulis: Kont. Sumenep
Editor: A.M. Roz
No comments yet.