Categories
  • Advertorial
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial
  • Uncategorized
  • Dari Meja Kopi, Aktivis Bahas Bahaya Normalisasi Korupsi

    • Okt 01 2026 • 54 Dilihat

    Persoalan korupsi dan penguatan supremasi hukum menjadi bahan diskusi sejumlah aktivis di Jakarta pada Kamis malam, 1 Oktober 2026. Pertemuan yang melibatkan Abd. Aziz, Saleh Ramli, Fuad Abdullah, dan Bakri K. Manda itu membahas pentingnya pemberantasan korupsi melalui penindakan sekaligus pencegahan dan penguatan tata kelola pemerintahan.

    Diskusi tersebut berangkat dari pemikiran mengenai bahaya ketika korupsi tidak lagi dipandang sebagai pelanggaran, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang ditoleransi. Dalam bahan tulisan yang disampaikan Abd. Aziz, peringatan Kofi Annan mengenai daya rusak korupsi terhadap negara dan supremasi hukum kembali ditempatkan sebagai refleksi.

    Abd. Aziz menyebut, korupsi tidak seharusnya berkembang dari sekadar pelanggaran menjadi kebiasaan, kemudian budaya, hingga dianggap sebagai semacam “hukum tak tertulis”. Menurutnya, ketika hukum tertulis diabaikan sementara praktik korupsi justru ditoleransi, persoalan yang terdampak bukan hanya integritas pejabat, tetapi juga fondasi negara hukum.

    Pertemuan yang berlangsung di Jakarta tersebut turut dihadiri Saleh Ramli, Fuad Abdullah, dan Bakri K. Manda. Percakapan berkembang dari pengalaman para aktivis menuju persoalan yang lebih luas mengenai arah bangsa, demokrasi, hukum, politik, dan pemberantasan korupsi.

    Saleh Ramli disebut memiliki pengalaman dalam dunia aktivisme, termasuk di lingkungan Ansor, dan kini berkhidmat di salah satu partai politik pemenang Pemilu. Dalam pertemuan tersebut, ia digambarkan tetap menunjukkan kesederhanaan dan sikap bersahabat. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai politik sebagai ruang pengabdian, pertukaran gagasan, serta upaya menghadirkan kemaslahatan publik.

    Sementara itu, Fuad Abdullah disebut memiliki latar belakang sebagai aktivis politik sekaligus lawyer. Ia juga dikenal menuangkan gagasan melalui tulisan-tulisan pendek di media sosial. Dalam bahan yang disampaikan, Fuad pernah berada dalam satu tim kuasa hukum dalam perkara sengketa Pemilihan Gubernur Jawa Timur di Mahkamah Konstitusi pada 2024.

    Menurut bahan diskusi tersebut, pengalaman dalam bidang hukum dan politik memperlihatkan bahwa demokrasi tidak hanya berkaitan dengan proses pemungutan suara. Demokrasi juga membutuhkan hukum yang bekerja, institusi yang berintegritas, serta keterlibatan masyarakat dalam mengawasi jalannya kekuasaan.

    Adapun Bakri K. Manda disebut membawa perspektif akademik sekaligus aktivistik. Ia merupakan Sekretaris Jenderal Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK), telah menempuh pendidikan sarjana dan magister ilmu politik, serta sedang menyelesaikan penulisan disertasi doktoral di bidang yang sama. Ia juga menempuh pendidikan ilmu hukum hingga jenjang magister.

    Perspektif politik, hukum, dan gerakan antikorupsi dalam pertemuan tersebut kemudian mengarah pada pandangan bahwa korupsi tidak semata-mata berkaitan dengan moral individu. Korupsi juga berkaitan dengan desain kelembagaan, relasi kekuasaan, lemahnya pengawasan, konflik kepentingan, transparansi, serta tata kelola pemerintahan.

    Karena itu, pemberantasan korupsi dinilai tidak cukup hanya mengandalkan penindakan setelah kejahatan terjadi. Pencegahan, transparansi, pengendalian konflik kepentingan, serta pertanggungjawaban atas penggunaan kekuasaan publik juga menjadi bagian penting dalam upaya mempersempit ruang terjadinya korupsi.

    Dalam pembahasan tersebut, korupsi juga dipandang dapat tumbuh dalam kondisi ketika persekongkolan kepentingan, transaksi kekuasaan, lemahnya pengawasan, ketertutupan informasi, dan budaya permisif terhadap penyimpangan berlangsung secara bersamaan.

    Pembiaran terhadap pelanggaran, menurut bahan diskusi itu, dapat berdampak pada kepekaan masyarakat terhadap penyimpangan. Jika pelanggaran kecil terus dibiarkan, toleransi terhadap penyimpangan dapat berkembang hingga memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan institusi negara.

    Sejumlah langkah kemudian disebut sebagai bagian dari agenda pemberantasan korupsi, antara lain profesionalitas dan independensi aparat penegak hukum, penguatan lembaga pengawasan, penerapan meritokrasi dalam birokrasi, transparansi proses pengadaan dan penggunaan anggaran publik, serta penguatan mekanisme integritas internal partai politik.

    Diskusi berlangsung hingga dini hari. Pada sekitar pukul 02.00, kalender telah berganti menjadi 2 Oktober 2026. Meski demikian, pembahasan mengenai bangsa, demokrasi, hukum, politik, dan pemberantasan korupsi masih berlangsung.

    Pertemuan tersebut pada akhirnya ditempatkan sebagai ruang bertukar gagasan mengenai pentingnya menjaga integritas dan mencegah pembiaran terhadap praktik korupsi. Pesan utama yang ditekankan adalah bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga negara, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi kekuasaan dan menolak praktik penyimpangan.

     

    Penulis: Kont. Jakarta

    Editor: A.M. Roz

     

    Share to

    Related News

    Wakil Rais ‘Aam PBNU Kunjungi Prak...

    by • Nov 01 2026

    Wakil Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Afifuddin Muhajir, mengunjungi kedia...

    Meja Kopi Menteri Agama dan Pesan Pentin...

    by • Okt 30 2026

    Pentingnya dialog, etika kepemimpinan, dan peran agama dalam menjaga persatuan bangsa menjadi sorota...

    Abd. Aziz Desak KPK Tak Tebang Pilih dal...

    by • Okt 28 2026

    Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK), Abd. Aziz, mendesak peneg...

    Sumpah Pemuda Harus Jadi Momentum Perang...

    by • Okt 28 2026

    Ketua Umum DPP Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK), Abd. Aziz, mengajak seluruh elemen bangsa ...

    Gus Ipul dan Gus Lilur Berhadapan di Jal...

    by • Okt 18 2026

    Polemik antara Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan HRM. Khalilur R. Abdullah Sahlawy (Gus ...

    Dari Kontroversi Ijazah ke Pemakzulan, A...

    by • Okt 13 2026

    Abd. Aziz menegaskan bahwa wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka harus didasarkan ...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    back to top Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
    Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
    Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
    Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
    Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
    Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
    Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
    Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
    Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
    Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
    Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
    Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
    Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
    Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
    Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
    Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
    Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
    Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
    Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
    Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
    Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
    Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
    Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
    Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
    Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
    Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
    Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
    Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
    Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
    Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam